Cerita Sahabat.Part.6

Cerita Pagi ini : Dia sahabatku dia juga ayahku

 Aku datang dari sebuah kampung dan sekarang aku tinggal di kota metropolitan , ya sebut saja namaku Ali dan sahabatku adalah Gusti , kami bersahabat cukup baik dan di bilang akrablah , sebagai dua orang sahabat yang sama – sama datang dari sebuah kampung juga bercita – cita sama untuk bisa bekerja dan mandiri , usiaku kini menginjak 20th , masih cukup mudah kan ..?

Parasku cukup lumyan , bodyku tidak begitu tinggi juga tidak pendek , sedang – sedang sajalah untuk ukuran orang indonesia , tapi sahabatku , Gusti dia mempunyai body yang lumayan bagus , face juga lumayan ganteng , berkulit putih  kita tinggal dalam satu rumah .

Tidak berapa lama kita berdua bekerja di sebuah perusahaan, ya senang juga akhirnya kita bisa bekerja di satu perusahaan  yang sama.

Ketika libur akhir pekan , kita memanfaatkan untuk bersantai , jalan-jalan , ya pokoknya menghabiskan waktu untuk bersenang-senang lah… namanya juga anak muda  * kali kali saja bisa nyangkut cewe idaman  hati hehe ..

O ya  aku juga tak lupa memperkenalkan Gusti ke pada  ibuku , ibuku hanyalah wanita desa yang bekerja keras untuk menghidupi dan membesarkan anak anaknya * ibuku seorang single parent ,… , ibuku cukup baik dengan Gusti ,  Gustipun juga sama dia perhatian sekali sama ibu  , ya perhatian layaknya seorang anak ke ibunya  , hari demi hari , bulan demi bulan , kebaikan ibu dengan gusti cukup menonjol seperti layaknya seorang anak yang baru lahir  , kadang sempat aku berpikir .. * ibu kok baik dan perhatian  sekali sih sama Gusti , padahal kan aku yang anak kandungnya * segera ku alihkan pikiranku .. ahh jangan mikir  yang  bengkok-bengkok ..

Ahh aku juga  tak mau berpikiran yang aneh-aneh, pokoknya hubungan aku dengan Gusti tetap sama , baik , bahkan sudah seperti seorang saudara .

–          Aku “ gusti sejak kamu sering main ke rumah, sepertinya ibu kembali muda ya .. senang bercanda , aku tahu ibu sayang sama kamu , seperti anaknya

–          Gusti “ iya , aku juga senang dengan ibumu , dia baik , perhatian ..  kalau libur penginnya main ke rumahmu terus  ..hehe

–          AKu “ boleh-boleh saja… malah ibu seneng jadi ada yang perhatian lagi

Ketika ada waktu libur senggang , Gusti juga meminta ijin untuk menjenguk ibu di kampung ,.. ooo aku sih senang – senang saja,…  terkadang Gusti pergi menengok ibu sendirian tanpa aku  , sementara aku tetap berada di kota.. *ahh untuk bersenang-senanglah bersama teman – teman yang lain ..

Tapi entah kenapa Gusti senang sekali kalau menengok ibu di kampung ……. *pikirku …

Ya walaupun hubungan ibu sama gusti begitu tampak akrab , aku sama sekali tidak berpikiran yang tidak-tidak , aku menganggap ibu sudah menganggapnya sebagi anaknya sendiri . * jujur terkadang aku suka cemburu kalau melihat kedekatan ibu dengan sahabatku gusti

Entah kapan dan dari mana datangnya suara-suara gossip  , tentang hubungan ibu dengan sahabatku itu , pokoknya lupa dari mana arahnya , yang pasti aku mendengar selentingan gossip kalau hubungan ibu dengan gusti bukanlah hubungan yang biasa atau , ibu dengan anak , tapi hubungan layaknya seorang pria dewasa dan wanita  ,  ahhh aku hilangkan kicauan – kicauan yang muncul ke  telingaku  , * ahh ibu sudah memanggap gusti sebagi anaknya .. itu yang aku pikirkan.

Tapi lama kelamaan ada yang ganjil .. hampir setiap liburan gusti bertandang ke rumah untuk menemui ibuku * aku berpikir gusti itu anak 20th , semetara ibu sudah melewati kepala empat , mana mungkin sih ada apa-apa mereka ..pikirku ..

Tapi rasa penasaranku terus saja menggelitik di otaku , ketika gusti menemui ibu , diam-diam aku juga ikut pulang dengan tujuan untuk membuktikan bahwa gossip itu tidak benar . Ketika hari sudah mulai gelap aku mencoba untuk pulang kerumah , dengan diam-diam aku menyelinap masuk dan… alangkah terkejutnya aku .. melihat ibu dan gusti berduaan .. layaknya seorang  dua insan yang di mabuk kepayang .. buru-buru aku masuk dan .. merekapun terkejut melihat kedatanganku yang tak terduga itu

–          Aku “ ibu , gusti apa yang kalian lakukan ..

–          Ibu “ e e ee ali .. kapan kamu datang ?? * nada dan raut wajah sang ibu begitu ketakutan

–          Aku “ aku gak nyangka ya ternyata gossip itu benar .. * gusti pun langsung menimpali …

–          Gusti “ Ali ..ali maaf , aku sungguh minta maaf sama kamu , sebenarnya aku mau mengatakan hubungan aku dengan I I .. * Ali pun langsung memotong perkataan gusti yang belum selesai ..

–          Aku “ sudah aku tidak mau dengar alasan mu gusti .. aku tidak menyangka sama sekali , dia ibuku , dia juga seperti ibumu .. tapi kenapa ?!! kenapa ……!! Ibu juga kenapa… !! apa ibu tidak bisa melihat.. dia gutsti 20th ibu ……. Ibuu  hiks hiks… * ali pun menangis tanpa menghiraukan teriakan ibunya.. dan langsung pergi meninggalkan mereka berdua .

Beberapa hari kemudian ,..

AKu bertemu gusti yang kini sudah menjadi pacar ibuku di dalam perusahaan , aku bingung .. entah apa yang harus aku lakukan dan katakan .. sehari hari aku hanya diam dan tak bisa bicara apa-apa sama gusti , aku hanya berpikir ,* masa iya sih .. ibu menikah kembali dengan sahabatku yang terpaut usia cukup jauh , apa mungkin dia sahabatku akan menjadi ayahku..

Mungkin karena aku tidak mau berbicara atau enggak enak .. entahlah , akhirnya gusti pindah kamipun sudah tidak tinggal bersama lagi ,dia  juga mengundurkan diri dari perusahaan,..  yang pasti hubungan kami bedua sudah aneh dan tidak seperti dulu  ..

Entah apa yang sudah merasuki ibuku .. tidak lama kemudian mereka memutuskan untuk melangsungkan pernikahan .. jujur  , aku malu , aku tidak tahu apa yang akan aku lakukan selanjutnya ..

Gusti .. dia sahabatku  ..tapi juga ayah baruku .. layakkah aku menyebut dia seorang ayah  ?? sementara dia dan aku usiapun sama …

End.. (di ambil dari cerita seseorang .. )

4 thoughts on “Cerita Sahabat.Part.6

  1. Pingback: Cerita Sahabat | KeBun DeNniS ,..

  2. 2 Sahabat dengan kebahagian dah kekecewaan , ya tapi itulah jodoh kta tidak tahu siapa yg akan berada di sisi kita untuk menjadi pendamping hidup ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s