Putri dan Senja

Cerita dari tanah antah barantah


Putri bertanya pada mamanya

Kata Putri : Mama ? kapan aku dewasa , kapan aku bisa bekerja mencari uang ?

Mama : putriku sayang ? kamu sekarang sudah kelas 2 smp , kamu sudah remaja sebentar lagi kamu akan dewasa
O yak ma ? Kata putri , terus apa yg bisa aku lakukan bila aku dewasa ?
Kata mama : banyak , kamu bisa harus Lebih mandiri lagi , tidak manja , tidak cengeng , rajin membersihkan rumah , dan masih banyak yg bisa kamu kerjakan ? kelak kalau nanti kamu sudah bisa mengerjakan itu semua , kamu bisa bekerja mencari uang sendiri

Putri senang ia selalu mematuhi kata2 mamanya ,mamanyapun senang walapun putri anak tunggal tapi ia tidak begitu manja malah sebaliknya putri rajin , patuh sama orang tua .

Putripun berpikir ingin cepat2 ke kota besar untuk bekerja , seperti temannya yg sudak kaya sejak bekerja di kota besar ,setelah lulus SMP putri , pamit sama mama papanya untuk pergi ke kota bersama Senja , tetangganya sekalipun teman kecilnya , walapunu mama papa putri keberatan karena merasa belum cukup umur untuk bekerja , tapi melihat putrinya bersikeras untuk ke kota , dengan terpaksa mamanyapun mengijinkan juga

kata Putri : mama , jangan sedih dunks , putri khan sudah dewasa , sudah bisa menjaga diri , dan akan selalu ingat kata2 mama , percaya dech mama , nanti kalau putri sudah mendapatkan uang banyak , putri akan melanjutkan sekolah lagi , agar orang bangga sama mama dan papa karena punya anak gadis yg sudah bisa mencari uang sendiri .

Mamanya menangis sambil memeluk anaknya , putriku mama bangga , maafkan mama yaa , karena mama dan papa tidak bisa membiayaimu untuk melanjutkan sekolah , maafkan mama nak ?

Putri : mama , jangan sedih begitu dong , putri khan jadi sedih , mamaaaaaa

Mama : putri ingat , sampai di kota kamu tidak boleh bandel tidak boleh nakal , dan jangan sekali-kali kamu mencari uang dengan , membuka celana dalammu yaa ?

Putri : he he mama , mana mungkin putri akan melakukan itu , itu khan dosa besar lagian puti malu ma

Sesampainya di kota besar , putri tinggal bersama Senja , Putri heran , kok setiap malam Senja tidak pernah di rumah , selalu pulang pagi , putripun bertanya

Senja , kenapa kamu selalu pulang pagi ? Kata putri ,..
aku khan kerja pytri , makanya aku cepet banyak uang , bisa mambeli sawah di kampung , bisa bikin rumah gedong , gemana kamu mau tidak ?

Tanya Putri : kerjanya di mana kok malem2 terus , apa gak sulit di kerjaan
tidak ? kerjanya gampang , enak dan menyenangkan , duitnya banyak , kalau kamu pasti akan lebih banyak uang lagi , kata senja

masak ? kok kamu gak ajak2 sech .. Putri sambil tertawa , aku mau dong

Akhirnya Putri di ajak Senja untuk bekerja di sebuah tempat hiburan , putri melihat Senja selalu ceria , tersenyun sama orang , banyak laki2 yg mendekatinya , putri heran melihatnya , putripun bingung apa yg harus di kerjakan .

Hmm heran katanya senja mau ajak aku bekerja , kok malah pacaran dengan laki2 yg sudah agak tua , apa itu bosnya ? Pikir putri dlm hati , tapi tiba2 ada tangan nempel di pundaknya , putripun kaget dan .. palkkkkk.. hai kamu jangan kurang ajar yaa ,

main pegang2 pundak orang ,

orang itupun kaget dan . apa2an kamu .. bukannya kamu mau bekerja di sini ?

Putri kaget lalu : oo maap pak , jadi bapak yg mau memberikan saya pekerjaan , maaf , sekali lagi saya minta maaf pak ,

Sang bpk’pun tersenyum genit , lalu pikiranya yg ngeres trus melayang : ini dia bocah lugu yg aku cari , pasti hemmmmmmmmmmm , lalu ayu ikut bapak ..trapp trapp traap… putri tidak tau mau di bawa ke mana ??

utripun ikut saja dgn bpk yg tak di kenalnya itu , putri heran kok di bawa ke hotel , tapi putri berpikir , mungkin ia boss hotel itu , putri hanya mengikuti bpk tadi sampai ke kamar hotel ,

Ayu masuk , * kata bapak ,

putri’pun masuk tanpa curiga sedikitpun

lalu …
Putri kamu tau apa yg akan kamu lakukan..

bapak tau dri mana nama saya ? Tanya putri

Oo.. dari temen kamu , senja dia juga sering bapak ajak kemari bayaranya gede , tapi pasti kamu akan saya bayar lebih gede dari pada senja , karena kamu lebih cantik , manis

o yakk jdi gajinya saya lebih besar , terimaksih pak , terimakasih , putri sambil tersenyum kegirangan

Bpk itupun tersenyum nakal dan tanpa basi basi tangan bpk itu langsung menarik tubuh Putri naik ke ranjang, putri kaget

dan

Plkkkkk.. plakkkkkkk !! bapak kurang ajar , bapak saya saja tidak pernah menarik kayak begini , kenapa bpk lakukan itu sama saya ?

sang bpk marah karena tlh di tampar anak kecil ,

apa2an kamu haaaaa? memangnya untuk apa kmu saya ajak ke hotel ,

ya untuk melayani saya , seperti yg senja lakukan setiap hari ,

apa kmu tidak mau uang banyak , bukannya orang tuamu miskin !!

Putri menangis tersedu-sedu ,dengan sopan putri biacara :

maafkan saya Pak , bukan bermaksud saya untuk menampar bpk ,

tapi saya tidak mengira klo bpk akan membuka celana dalam saya ,

saya sudah di pesah sama mama , kalau saya tidak boleh mencari uang dengan membuka celana dalam ,

itu khan dosa pak ?

apa bapak tidak kasihan dengan istri bapak ,

sang bapak’pun terkejut dia lalu berpikir , “ anak sekecil ini sudah berani menampar pipinya dan seakan telah mengingatkan perbuatannya selama ini ,..

lalu dia seakan terjaga perbuatan maksiat yang selama ini ia lakukan , bpk’pun tersenyum

dan..


Putri , terimaksih , kamu masih terlalu kecil untuk bekerja di kota besar seperti ini , pulanglah kamu tidak usah kawatir , bapak akan kasih ongkos buat kamu ,

pulanglah ,

bener pak ,..pak , terimaksih ,.. saya akan pulang , saya juga tidak mengira klo senja kerja seperti ini , walau uang banyak tapi itu khan dosa , saya tidak mau kasihan mama di kampung ..

bpk’pun tersenyum dengan perkatan Putri yg begitu lugu tanpa dosa

akhirnya Putripun pulang , setelah di antar oleh bpk ke stasiun kereta ,

Terimalah ini putri pergunakanlah untuk sekolahmu , hati2 di jalan ya ? kamu harus melanjutkan sekolah lagi , dan jangan kembali ke kota ini kalau kamu sudah menjadi orang yang dewasa seutuhnya .

Maksudnya apa yaa menjadi orang seutuhnya .. ? Pikir putri ..

keesokan harinya setelah pamitan sama sahabatnya senja .. putripun pulang .

Sesampainya di rumah Putri bercerita sama sang mama , mamapun bangga dengan putrinya ,

Ma , semoga bapak itu di berikan rezeki yg banyak ya maa , dia baik sekali , sudah mengantarkan ke stasiun masih memberikan uang sebanyak ini ,

mamanya hanya tersenyum dan sangat bersyukur sekali
Ya ALloh terimakah Engkau telah menjaga putriku satu-satunya dari perbuatan keji dan mala petaka .

One thought on “Putri dan Senja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s